Thursday, June 10, 2010

No Sex, Bikin Panjang Umur

—Kebanyakan orang yakin dengan berolahraga teratur, mengkonsumsi makanan sehat, beristirahat dengan cukup (yakni antara 6 hingga 8 jam sehari), dan mengurangi konsumsi daging akan membuat orang hidup sehat dan panjang umur. Namun kini ada tambahan resep baru, bahwa mengurangi atau bahkan menghentikan aktivitas sex juga akan membuat kita lebih panjang umur lagi. Mungkin ini pararel dengan temuan ilmiah yang pernah mengungkapkan bahwa sekali kita orgasme maka paling tidak 2.000 sel tubuh kita akan mati karena aktivitas tersebut. Padahal kematian sel tubuh yang massive merupakan awal dari proses penuaan tubuh manusia. Believe it or not, that is not my concern!

—Paling tidak itulah pengakuan dari salah satu pria tertua dari New Territories, Hongkong yang dikutip oleh South China Morning Post. Adalah kakek Chan-Chi, bekas seorang koki yang kini telah menginjak usia ke-107 tahun, mengungkapkan kisah hidupnya yang cukup phenomenal. Sejak berusia 30 tahun dia mengaku sama sekali tidak melakukan hubungan sex lagi. Hal tersebut dimulai setelah kematian istri tercintanya yang meninggal saat perang Dunai II.

—Kakek tersebut kini secara harfiah hidup dalam kondisi yang sehat segar-bugar, meskipun dia punya kebiasaan merokok. Dia menambahkan bahwa dia belum mampu menolak kenikmatan yang dia dapatkan ketika sedang merokok, namun dia berjanji akan berusaha keras untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut. “…mungkin pemerintah harus melarang penjualan rokok agar saya bisa berhenti menghisapnya,” Gurau kakek tersebut.

—He…he…he….sekarang bagaimana friends, akankah kalian rela menukar kenikmatan “surga dunia” yang merupakan hak hakiki kalian sejak masa “puber-tas” dengan “bonus tambahan umur panjang” yang bisa jadi akan membuat kalian semakin tertekan karena inevitably turut menjadi saksi sejarah ketidakadilan yang terus terjadi dimuka bumi yang semakin “bubrah” ini!

—Note: diadaptasi dari berbagai sumber

3 comments:

  1. Sedikit mengomentari No sex = panjang umur. Pernah aku membaca sebuah artikel yang mengutarakan bahwa main seks itu menyehatkan karena bisa memacu jantung dan organ-organ tubuh yang lain serta membuat pikiran fresh. Mana yang benar ?

    ReplyDelete
  2. Tidak selamanya sex akan menyebabkan penuaaan dini dan memperpendek usia. Tergantung sesering apa kita melakukannya. Kalau setiap hari sudah dapat dipastikan seberapa parah penuaan yang muncul atau nampak. Akan tetapi kalau hanya seminggu sekali atau dua kali saya kira tidak ada masalah.

    ReplyDelete
  3. Tambahan mas, sex itu kebutuhan psikologis yang tidak bisa dihilangkan begitu saja. Semua orang membutuhkannya. Kalau kebutuhan itu tidak tercukupi, apakah kita bisa menjamin kesehatan psikologinya dalam keadaan baik? dalam artian kebutuhan batin.

    ReplyDelete