—Nah, adakah bahayanya tidur mendengkur? Disamping sisi negatif, yakni mendengkur menganggu partner tidur atau mereka yang kebetulan tidur berdekatan dan belum terbiasa dengan suara dengkuran seperti itu.
—Sebuah hasil riset yang tergolong cukup mutakhir berhasil menunjukkan bahaya mendengkur bagi si-penderita kelainan tersebut, yaitu mendengkur teryata menganggu lalu lintas pernafasan. Pernafaan biasanya cepat dan pendek ketika orang mendengkur. Bahkan terkadang nafas berhenti beberapa detik. Nah, ketika berhenti itulah aliran oxygen ke otak menjadi tertahan. Kemudian terganggunya supply oxygen ke otak dalam waktu lama bisa menyebabkan penggumpalan darah di otak atau dikeal dengan istilah medis stroke ischemi. Pendeknya mendengkur meningkatkan resiko serangan stroke.
—Karenanya, carilah pasangan yang tidak mendengkur ketika tidur, he…he...he…selain tidak terganggu ketika tidur bersamanya, kalian juga tidak perlu was-was akan bahaya tersebut diatas. Bijaksanakah sikap terebut, kalian bisa menilai sendiri kawan!
—Note: disarikan dari beberapa sumber
Mendengkur dalam posisi terlentang, bukan berarti dia mengidap suatu penyakit. Saya pernah membaca artikel tentang kesehatan, bahwa pada saat kita tidur terlentang, lidah kita secara otomatis tertarik ke atas belakang, menempel pada langit-langit mulut, sehingga mempengaruhi napas yang keluar dari hidung dan mulut. Kalau tidak salah begitulah kira-kira.
ReplyDelete